Tadi pagi saya bangun agak terlambat, azan subuh sudah lewat. Udara di luar terasa dingin dan kering. Angin bertiup agak keras menerpa pohon rambutan di depan rumah, beberapa daun berguguran.
“Pegal dan capek belum habis, pagi sudah datang”. Gumam saya kepada istri.
Pernahkah Anda merasakan hal serupa?
Mungkin semalam Anda pulang larut, karena pekerjaan yang harus kelar malam [...]
Archive for the ‘Selasih’ Category
Waktu …
Posted in Selasih on July 17, 2009 | Leave a Comment »
Semangka berdaun sirih
Posted in Selasih on March 6, 2008 | 3 Comments »
[Tulisan jadul...]
Turunnya presiden Soeharto dari kursi kepresidenan adalah sebentuk hukum tanam tuai yang berlaku di bumi ini. Hukum tersebut memang acap terbukti dan dapat dilihat dengan kasat mata. Siapa menanam dia akan menuai, tanam padi tuai padi, tidak bisa tanam padi panen jeruk atau cengkeh. Satu hal lagi bila kita tanam semangka, sudah pasti berdaun [...]
B.J. Habibie
Posted in Selasih on March 5, 2008 | Leave a Comment »
[Salam hormat buat Pak Habibie, sosok yang selalu saya kagumi ...]
Betapa tidak enaknya jadi Habibie. Sebab biarpun sudah habis-habisan, beliau tetap dianggap masih belum bisa dipercaya penuh sebagai presiden. Tapi kalau Habibie berfikir seperti saya, terus siapa yang mau jadi presiden sekarang ? Amien Rais yang lebih suka jadi komentator ketimbang turun ke ring atau [...]
Bumbata vs Tumatuku
Posted in Selasih on March 5, 2008 | Leave a Comment »
[Kenang-keangan untuk almarhum Pak Harto, suara hati yang belum tersampaikan…]
Hari-hari setelah Soeharto lengser, boleh jadi hari yang secara psikologis melelahkan. Peristiwa sejarah itu kemudian diikuti oleh peristiwa lain yakni pembeberan sejumlah kekayaan keluarga mantan presiden itu. Mulai dari jumlahnya, asetnya, hingga bagaimana cara perolehan harta itu. Bila itu perusahaan, orang mulai membahas bagaimana dan dengan [...]
Gara-gara Empat Ikat Bayam
Posted in Selasih on March 5, 2008 | 1 Comment »
[Kenangan-kenangan untuk almarhum Pak Harto, yang telah menciptakan begitu banyak istilah]
Sekarang ini kalau tidak ikut bicara soal barang yang namanya ‘reformasi’ rasanya kurang afdal, boleh dibilang ketinggalan kereta. Anda sendiri jika ingin ikut bicara soal reformasi tentu boleh-boleh saja, tidak perlu khawatir kalau nanti dikatakan ikut-ikutan, apalagi takut dilarang. Bukankah sekarang Orde Reformasi, tidak jamannya [...]
Do Something
Posted in Selasih on March 5, 2008 | Leave a Comment »
Ketika terjadi sebuah bencana, baik bencana yang bewujud fisik maupun yang bersifat menekan mental, hal pertama yang orang lakukan adalah menyelamatkan diri sendiri.
Bencana fisik bisa dicontohkan berupa bencana alam, seperti banjir, gunung meletus, dan kebakaran. Sedangkan yang dapat dikatagorikan bencana bersifat mental adalah rasa takut karena tidak aman, rasa takut karena kelangkaaan pangan (baca: [...]
Op Is Op Weg Is Weg !
Posted in Selasih on March 5, 2008 | Leave a Comment »
To My Best Friend, Tintin
[Tulisan ini sebetulnya tulisan lama saya, tapi memang belum pernah dipublikasikan dimanapun, kecuali saya simpan dalam kumpulan tulisan-tulisan yang pernah saya tulis. Kemarin saat chatting dengan seorang teman, saya ditegur karena dianggap menggunakan kalimat bersayap yang bisa bermakna macam2. Saya bersyukur teguran itu mengingatkan pada tulisan ini, yang kemudian coba saya [...]
Snob
Posted in Selasih on March 5, 2008 | 2 Comments »
Hanya kaum sufi yang menganut faham bahwa hidup tidak boleh kaya. Mereka memilih berhenti makan sebelum kenyang, dan tidak makan sebelum merasa lapar. Konon nabi Isa a.s. membasahi kasur tempat tidurnya sebelum tidur, agar beliau tidak terlelap dan tebuai di tempat tidur.
Pada dasarnya agama manapun tidak ada yang melarang umatnya untuk menjadi kaya. Yang ada [...]
Dunia Tanpa Batas
Posted in Selasih on March 5, 2008 | Leave a Comment »
Ketika Lady Diana meninggal, lebih dari separuh dunia tersentak kaget. Lebih dari separuhnya merasa sedih, menangis atau bahkan meratapi kepergiannya. Semua orang mengingat dan mengenang apa-apa yang telah dilakukan mendiang. Jasanya, kelembutannya, keluhuran budinya. Belum lagi habis air mata untuk “The Princes of Heart”, disusul duka lainnya yakni wafatnya Ibu Theresa, pahlawan perdamaian, ibu renta [...]
YA atau TIDAK
Posted in Selasih on March 5, 2008 | Leave a Comment »
Semua orang pasti pernah mengucapkan kata Ya maupun kata Tidak. YA dipakai untuk menyatakan ya, setuju, benar, memilih. Sedangkan TIDAK digunakan untuk menyatakan tidak setuju, penolakan, menyangkal, dan tidak memilih. Dua potong kata tersebut memberikan implikasi yang sangat besar apabila dipakai untuk mengungkapkan suatu kebenaran.
Sering seseorang mengucapkan tidak padahal dia ingin mengatakan ya. Bisa juga [...]


